Deja Vu

Deja Vu adalah sesuatu yang pernah dirasakan dan terjadi berulang-ulang namun berbeda tempat dan pelaku.

Semilir angin pagi menerpa wajah
Seakan menyapa dan berkata dalam desiran
Tuan apa yang kau lakukan dalam kesendirian
Bukankah dibebatuan ini tuan pernah singgah

termenung diri menahan pedih dirasa
Hingga hadir sang pujaan hati
Membasuh luka walau tuk sementara
Setelah itu pergi tinggalkan diri

Lamat mencoba untuk mengingat
Pernah rasakan sesuatu namun entah dimana
Lembutnya hembusan bayu yang menerpa
Berdiri dibebatuan cadas berlumut

Pernah rasakan sakit begitu menyengat kuat
Lama meredam duka seakan tiada jeda
Kembali rasakan walau tak sama
Dari pujaan yang hadir dalam sekelebat

Mawar yang kupersembahkan

Mawar yang kupersembahkan adalah goresan tentang arti persahabatan.

Langkah terhenti.. miris dihati
Menatap mawar tergeletak lunglai
Tak berdaya rona memudar terhisap sari madu
Nampak kumbang tertawa berlalu

Masih ingat mawar yang kupersembahkan
Jangan salah artikan pemberian tak bermutu
Kerana tak mungkin merengkuh cintamu
Hadirku hanya sebatas hembusan angin

Mawar hanya untuk mengingatkan
Akan jalinan persahabatan
Agar dirimu tak terbuai dengan pesona
Selalu menjaga dari kumbang berhati ganda

Seiring dentingan waktu

Seiring dentingan waktu, goresan tentang bertambahnya usia yang tak terasa.

Dentingan waktu kian mendayu
mengukir cerita dalam setiap lembar kehidupan
Satu persatu lembar mulai terlupakan
Menumpuk tak terurus hingga berdebu

Mulai tinggalkan hingar bingar
Karena pijak tak lagi dapat bertahan
Tidak seperti dulu ketika langkah tak terkejar
Jiwa tak gentar hadapi segala hempasan

Dentingan waktu telah merubah segalanya
Mulai terukir kata penuh makna
Bila tak ingin dikata bijaksana
Terlalu naïf untuk ditelaah dalam larutan rasa

Seiring dentingan waktu
Terukir indah dihari jadiku
Kian tersadar dalam arungi kehidupan
Tetap bertahan walau dalam kesunyian

Tersenyumlah untukku

Tersenyumlah untukku. adalah goresan kata untuk buah hati.

Kupersembahkan untaian kata ini untukmu
Tentang kenangan masa lalu
Masa ketika penuh bahagia
Dan kini kita meniti masa depan di depan mata

Hidup bukanlah untuk diratapi
Bukan juga salahkan takdir
Suka duka tetap penuh syukur
Kerana setiap manusia pernah mengalami

Tak perlu merasa terasing
Dengan torehan cerita yang ada
Tetaplah berkarya mengukir dunia
Demi kehormatan yang kau sandang

Tersenyumlah buah hatiku
Bukan senyum penghias duka
Bukan juga penuh sandiwara
Kerana senyum akan kalahkan kesedihanmu

Hatimu tak secantik ronamu

Hatimu tak secantik ronamu

Bila ada sesuatu yang sangat disayangkan
Hatimu tak secantik ronamu
Menebar aib ke segala penjuru
Berharap dukungan dari sekalian

Melihat diri bagai durjana
Membawa cemeti menyala
Siap memecut tubuh merenta
Bukan usia namun pikiran tiada sejatinya

Terlalu besar kepala dengan kata yang ada
Kata tercipta bukan untuk satu dua insan
Namun kata tercurah untuk semua yang bertandang
Agar dapat memahami siratan kata akan jiwa meronta

Bukan karena hadirmu
Namun karena tusukan belati yang menancap dipunggungku
Masih tinggalkan bekas luka menganga
Entah kapan terobati hanya waktu yang menjawabnya

Big Drama

Big Drama adalah permainkan kata dan peran yang tak seharusnya dilakukan untuk hindari satu problema, yang pada akhirnya menghadirkan problema lainnya.

Lantunkanlah kata indah yang tercipta
Tak bergeming diri akan untaian kata menggoda
Telah akrab diri ini dengan kata pragma
Sebelum peran dimainkan dalam drama

Tersenyum diri akan peran yang ada
Pria tampil bagai begawan
Wanita mempesona bagai permaisuri raja
Lemah gemulai hadirkan kata tak makna

Terbentur tuntutan paradigma
Bertanya hati apa sejatinya
Bila kata hanya untuk permainkan rasa
Tak guna namun selalu dicoba

Sebait kata dalam lamunan

Sebait kata dalam lamunan menyiratkan penantian akan pujaan hati.

Duduk terpaku dikeheningan malam
Menerawang…menelisik jalan kehidupan
Menelusuri setiap jejak terhadang temaram
Semakin melangkah kian menjauh dari impian

Sebait kata dalam lamunan
Tak bertahan bagai sekumpulan cendawan dimusim hujan
Berbuih rasa tak pernah hilang
Akan lantunan jiwa yang kian terkekang

Adakah satu rasa kan kujelang
Tenangi jiwa yang kian meradang
Walau hanya sebatas kata-kata usang
Namun dapat kujadikan pegangan agar tak bimbang

Manfaat buah & daun kepel

Manfaat buah & daun kepel / Burahol yang didalamnya ada kandungan alkaloid, flavoid, saponin & polifenol serta vitamin C yang tinggi, antara lain :

- Mengatasi radang Ginjal
- Mengatasi asam urat & kolestrol minum air rebusan daunnya
- Melancarkan saluran kemih
- Mengatasi bau mulut & bau badan
- Melancarkan keluarnya keringat
- Tapi hati-hati untuk wanita jangan terlalu banyak mengkonsumsinya karena buah ini digunakan juga sebagai obat KB alami untuk sementara.

Manfaat buah kesemek

Manfaat buah kesemek. Pasti sudah banyak yg tahu buah sigenit ini yg sukanya berbedak ria.

Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa dalam satu butir buah kesemek mengandung 19,6 % karbohidrat, terutama fruktosa dan glukosa 0,7 % protein, vitamin A dan kalium. Setiap 100 gram kesemek mengandung energi 88 kal, karbohidrat 15 gram, kalsium 6 mg, fosfor 26 mg, retinol 813 mcg dan asam askorbat 20 mg.

Manfaatnya utk paru-paru & limpah.
Sementara akarnya adalah utk luka pada penderita diabetes. Cukup akar ditumbuk dan ditempelkan pada luka. Insya Allah atas ijin Allah SWT dan doa serta usaha luka akan sembuh. Aamiin.

Selanjutnya manfaat singkat buah kesemek adlh menghilangkan rasa haus dan lapar untuk sementara.

Pekikan Rajawali

Pekikan Rajawali satu goresan untuk kamu, dia dan kita semua.

Datanglah Rajawaliku…
Bawalah diriku terbang melayang
Hingga ke negeri seberang
Saksikan indahnya mayapada menembus awan membiru

Terbanglah Rajawaliku…
Terjanglah angin yang menghadang
Belum puas jiwa akan arah pandang
Melayanglah Rajawaliku diatas savanna menghijau

Kepakmu memacu hingga menggelora
Lupakan sekelumit duka yang gerogoti jiwa
Kuingin terbang melayang bebas
Tinggalkan segala rasa yang membekas

Bawalah diriku seiring kepakmu Rajawali
Arungi samudra biru diantara kokohnya karang
Pekikanmu membungkam derunya gelombang
Melayang diantara buih kehidupan yang tak henti

Tak ingin paksakan kehendak

Tak ingin paksakan kehendak hanyalah siratan dari seorong pria yang terpesona dengan kecantikan wanita namun menyadari akan segala kekurangan pada dirinya.

Tak ingin paksakan kehendak
Untuk miliki dirimu nun jauh dipelupuk
Namun bila rasa tercipta janganlah menyibak
Biarkan rasa kian bergejolak walau dalam penantian tak nampak

Disini aku cukup tahu diri
Tak pantas untuk mendampingi
Jarak pembeda telah meluluh lantakan hasrat yang ada
Untuk bersaing dengan kumbang lainnya

Biarkan rasa kian menggelayut dalam sepi
Terbalut angin malam dibawah naungan rembulan membisu
Akan hadirnya segala rasa yang tiada menentu
Berakhir dalam kehampaan yang tak bertepi

Untukmu Indonesiaku yang tercinta

Untukmu Indonesiaku yang tercinta...satu goresan menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia. Tak ada yang dapat dipersembahkan untuk negara tercinta ini namun goresan dapat mewakili kreatifitas untuk negara tercinta ini.

Masih tercium bau mesiu
Masih terdengar desingan peluru
Satu persatu tercabut jiwa tubuh bergelimpangan
Ciptakan satu perjuangan untuk kemerdekaan

Jerit tangis anak kehilangan bapak
Teriak histeris istri kehilangan suami tercinta
Terpuruk sisakan duka lara tiada jeda
Hidup terpenjara tak berdaya bagai pungguk

Jiwa meronta pemuda pemudi mulai menggema
Pilihan mati berkalang tanah hidup untuk merdeka
Teriring suara takbir yang berkumandang
Bangkitkan jiwa heroik para pejuang

Tak hirau tubuh tercabik berani mati para pejuang
Nyali ciut penuh ketakutan penjajah lari tunggang langgang
Tinggalkan satu momentum bersejarah menggores masa
Akan lahirnya negara tercinta Indonesia

Merdeka...
Jayalah Indonesiaku
Bangkitlah Indonesiaku
Untuk kesejahteraan & kemakmuran rakyat yang merata

Maafkan bila aku pergi

Maafkan bila aku pergi, goresan akan kepergian seorang kekasih yang tak ingin merecoki kenangan lalu yang menjadi harapan pujaan hatinya.

Maafkan bila membuatmu menangis dihari ini
Tak bermaksud khianati jalinan yang terurai
Aku mengalah bukan berarti aku kalah
Rasa dalam jiwamulah yang membuatku melangkah

Maafkan bila aku pergi
Tanggalkan segala rasa dihati
Tak patut hadirku bila hanya recoki
Satu rasa yang tengah menggelayuti

Semula kau tahan diri untuk tak tinggalkan
Agar dapat temani dirimu disetiap terjaga
Namun tiada guna bila rasa tiada jawaban
Tercurah beribu katapun tiada bermakna

Kembali kini ku bersandar sepi
Bercumbu rayu dengan waktu
Bercanda ria dengan sembilu
Lebih baik seperti ini agar tiada yang tersakiti

Tetap jaga bahtera cinta

Tetap jaga bahtera cinta walau problema menerpa keutuhan rumah tangga. Lihatlah buah hati dan dermaga didepan mata.

Satu goresan untuk kita semua.

Mahligai yang tercipta adalah anugrah
Walau meredup terdera problema
Tak arti padam hingga tak bermakna
Tetap jaga bahtera cinta agar tak salah menelaah

Hadirku bukan seutuhnya mengisi relung hati
Jiwaku tak dapat sepenuhnya termiliki
Biarkan rasa lantunkan nada apa adanya
Tak perlu menyibak kemana akan tersandera

Seperti apa yang kukata diantara pilihan rasa dalam doa
Tetap berpegang teguh dengan apa yang telah ada
Tak ingin buah hati lepas kendali
Dari rapuhnya tali kekang kerana khilaf yang menyakiti

Aku tak ingin gunakan kesempatan dalam kebimbangan jiwa
Atau jadikan labuhan sementara setelah itu sirna
Cinta bukan berarti raga termiliki
Namun kasih tetap tertanam di sanubari

Hei kamu..!.Iya kamu...!.

Hei kamu..!.Iya kamu...!. adalah goresan biasa tanpa makna yang hanya dipersembahkan untuk kamu, dia dan kita.

Hei kamu..!.Iya kamu...!.
Yang telah hadir recoki diri hingga terbawa mimpi
Tidakkah sedikit saja kau mengerti
Bila dekat kamu terasa hati bergetar menahan malu

Serba salah bertingkah
Yang ada hanyalah perasaan gundah gelisah
Tak berani menatap alihkan pandangan mata segera
Hanya tersenyum kagumi pujaan menahan gejolak rasa

Hei kamu..!.Iya kamu...!.
Tak perlu ragu ungkapkan rasa
Bila nada berirama tak guna menyibaknya
Alunkan simponi hadirkan emosi jiwa agar rasa kian menggebu

Terbiasa dengan goresan luka

Terbiasa dengan goresan luka adalah kepasrahan jiwa dengan apa yang akan dirasakan dari pilihan akan curahan cinta.
Menatap sendu rintik hujan basahi pelataran
Aroma debu menyeruak berganti kesejukan
Tarikan nafas panjang legakan himpitan berselang
Berdiri bersandar dibebatuan memanjang


Gundah menanti sejengkal harapan
Akan terbuang dalam kehampaan
Bila tak mampu gunakan kesempatan
Diantara waktu yang terus berputar dalam hitungan

Suka duka hanyalah kisah yang tiada bernoktah
Selama nadi masih berdenyut dalam diri
Rasa akan terus bergulir tanpa lelah
Hanya diri sendri yang dapat menyikapi

Tak perlu ragu untuk memilih
Tentukan akan kemana kau beri rasa tercurah
Aku telah siap menerima segala duka
Kerana terbiasa dengan goresan luka

Penantian diujung senja

Penantian diujung senja merupakan goresan akan penantian hadirnya sekeping hati yang dapat mengisi  relung hati.
Meredup senja dalam penantian
Pupus sudah harapan kian melayang
Terbang menjauh menghilang dikegelapan
Kembali jiwa menyendiri dalam hening

Sempat terbesit segenggam asa
Pada bintang yang menaburkan cahaya
Tertegun menatap bara membakar ranting kering
Hingga berabu namun jiwa enggan bergeming

Salahku tak menyadari diri
Mencinta satu hati nan tersembunyi
Bodohnya diri mengharap yang tiada pasti
Dari jiwa yang mencari sekeping hati

Sempat merasa cemas ketika waktu terus menghimpit sepi
Menghujam membawa jiwa dalam kegundahan
Hingga hati bertanya kapan berakhir penantian
Agar ketulusan cinta dapat kubawa Pergi