HBD My Son

Pesona Jogja yang menggoda

Pesona Jogja yang menggoda. Walau telah sering kali menginjakan kaki dikota Jogja atau kota Gudeg yang terkenal, namun rasa ingin kembali lagi begitu menggoda. Dari tempat wisata dengan pemandangan alami yang begitu indah hingga peninggalan sejarah bangsa telah membuat kaki enggan untuk beranjak mengagumi akan keindahan ciptaan Yang Maha Kuasa.

Bila malam tiba dan enggan kemana-mana kita dapat menikmati jajanan lesehan disepanjang Jl. Malioboro sambil sesekali ikut berdendang dengan para seniman jalanan yang kian berperan menambah suasana menjadi lebih ceria.

Keramah tamahan dan keakraban para penduduk Jogja ikut andil memberi nuansa tersendiri hingga para turis manca Negara dan domestic kian betah menikmati kota dengan penuh sejarah akan perjuangan bangsa yang pernah menjadi Ibu Kota sementara Negara Republik Indonesia.

Pesona Jogja yang begitu menggoda, benar-benar telah menggoda diri hinggga terbuai dalam lamunan dan tercipta goresan tentang Jogya ketika kaki berpijak hingga beranjak meninggalkan kota nan penuh kenanganan ini.
Puisi ketika kaki berpijak kembali dikota Jogja.

Tiada sambutan hangat nan merindu
Pepohonan terdiam tak bersuara
Kemegahan alam seakan membisu
Lelah terlelap dalam peraduannya


Namun masih terlihat setangkai bunga layu dipasar kembang
Memudar rona tiada mewangi tertunduk malu
Berprasangka hadirku bagai kumbang
Peneguk madu menghilang dalam satu waktu

Jogja kharismamu hantarkan keindahan
Diantara denyut nadi sepanjang Malioboro
Menggores sejarah akan perjuangan
Memegang teguh akan tatanan & toto kromo

Puisi ketika kaki merasa berat untuk beranjak dari kota Jogja.

Penuh haru berpaling sejenak
Terasa berat langkah untuk beranjak
Tetap memanggil namaku
Dengan segenggam harapan nan syahdu


Pesonamu telah memukau diriku
Merasuk sudah hingga kerelung jiwa
Lantunkan syair tentang cinta
Seakan enggan meninggalkanmu

Senyummu sejenak hilangkan rasa penasaran
Terhiasi bangunan tua tertinggal satu jaman
Dengan sederet jajanan dipinggir jalan
Terhibur aksi para seniman mainkan peran

Jogja ketika terpatri lamunan diheningan malam
Tak mampu menyibak rasa yang terpendam
Jogja ketika dentingan waktu kian menjegal
Berat untuk ucapkan selamat tinggal...

Comments