HBD My Son

Celoteh dunia maya...



Hidup bagai cerita pewayangan menggambarkan karakter setiap individu mainkan peran, ada wayang dengan karakter baik ada juga karakter jahat, ada satria ada juga yang hanya bisanya berlindung dibelakang sambil hembuskan isu-isu.

Namun hidup adalah untuk pembelajaran agar kita dapat berperan dalam karakter yang menebarkan kebajikan bagi sesama.

Masih terlihat jelas tangan-tangan kotor nodai Ramadhan ini
Masih lekat iri dengki warnai bulan suci
Tutur kata layaknya priyayi tindakan bagai sengkuni
Dimanakah nurani bila sebatas aksara merasa tersaingi

Haruskah terpedaya sudahi langkah…
Yang ada tertawa terpingkal dibuatnya
Adakah sadari diri jauh disana…
Pastinya ungkapan ciptakan sumringah

Janganlah usik diri bila tak ingin tersakiti
Tak perlu sembunyi lalu menikam dari belakang
Bagai seorang pecundang yang lari tunggang langgang
Sadarlah ini hanya dunia maya tak guna bila hanya menyakiti

Comments