HBD My Son

Maafkan...

Maafkan..., bila waktu itu tak dapat menahan diri. Itu terjadi karena harga diri terusik hingga ciptakan sayatan kecil dihati. Mungkin hal itu adalah salah satu alasan akan masalah yang terjadi bagi pasangan yang sama-sama menuruti emosi. Tak ada yang salah dikeduanya dan juga tidak ada pembenaran yang memihak diantara keduanya.

Mengalah untuk cinta itu lebih berarti dari pada menuruti emosi. Memaafkan lebih bermanfaat dari pada menumbuhkan kebenciaan akan satu masalah yang seharusnya dapat diselesaikan. Untuk itu juga hadir satu goresan untuk kamu, dia dan kita berjudul " Maafkan...".

Biarkan angan itu menjauh pergi
Tak ingin berharap dalam penantian tak pasti
Maafkan..., bila ada sayatan luka dihatimu
Sehingga saat itu kau pergi membisu

Bukan membela diri bila itu terjadi
Khilafku sebagai manusia biasa tak lepas dari amarahmu
Ranumnya kepedihan masih melekat dikalbu
Kini segalanya kuserahkan dalam ketidak berartian diri ini

Bila masih ada asa untuk merajut seperti dulu
Kan kubalut luka dihati hingga kembali sedia kala
Akan senantiasa kutaburi benih cinta
Hingga dapat disemai dalam putaran waktu

Namun bila hadirku tak lagi berarti
Kuberharap perpisahan ini menjadi cermin
Dalam setiap langkah mencari pengganti
Bersamamu adalah suatu kebagiaan yang tak mungkin terlupakan

Comments