HBD My Son

Terlupakan...

Satu goresan kembali hadir untuk kamu, dia dan kita berjudul " Terlupakan ".  

Semilir angin menerpa lembut dedaunan
Penuh berbisik kabarkan mega pekat tengah mainkan peran
Menutup bias mentari hadirkan mendung
Namun angin kian mengusik agar hujan tak datang

Mega pekat berarak saling berkejaran
Sekumpulan tetap bertahan untuk hadirkan hujan
Basahi tanah yang mulai kering kerontang
Seperti kasih dalam jiwa yang telah lama hilang

Berharap temukan secawan air penghapus dahaga
Dalam lelah mencari sekeping hati yang tertinggal dan terlupakan
Tertinggal diantara kemunafikan
Terlupakan akan kebenciaan yang kian mendera

Comments