HBD My Son

Lelaki biasa...



Harapan selalu ada, namun harapan terkadang sia-sia bila harapan yang ada hanya bagai fatamorgana.

Satu goresan kembali hadir untuk kamu, dia dan kita berjudul “

Dulu dirinya selalu menyapa penuh mesra
Seiring mentari menyibak rona cantiknya
Dulu senantiasa hadirkan kesejukan
Hingga tertambat senyum dalam belaian

Namun kini tinggalkan rasa pilu
Tidak dapat berkata serasa lidah kelu
Ketika dirinya pergi tanpa perduli
Tak ingin berharap apalagi meratapi

Kusadari diri ini tak pantas untuknya
Aku hanyalah lelaki beralas cinta
Tak memiliki harta bernilai
Berharap kembali bagai rembulan bersinar disiang hari

Comments