Sekeping hati...


Puisi cinta kembali tercipta dalam perjalanan hati setiap insani, curahan jiwa yang ada kembali hadirkan satu goresan yang bercerita akan kepasrahan hati seseorang hingga pada akhirnya membawa pergi hati yang tersisa dalam kesendiriaan hingga waktunya nanti.

Mewakili curahan yang ada mari kita lihat goresan puisi berjudul 'Sekeping hati".

Hingga waktuku nanti
Kan selalu kuingat hadirmu
Saat bersama merajut janji
Dalam buaian kidung rindu

Kala senja taburkan rona jingga
Diantara deburan ombak
Kau berlari tertawa ceria penuh bahagia
Dipasir putih menyibak buih beriak

Namun tiada lagi dapat kurasa
Sejuknya hembusan angin pegunungan
Dalam balutan halimun menerpa raga
Apalagi menikmati pesona keindahan

Kini dirimu telah pergi membawa sekeping hati
Hingga kuterdampar dalam kesunyian
Bertemankan dinginnya malam berselimut kepedihan
Biarlah seperti ini adanya hingga tiada lagi yang dapat memiliki hati ini

No comments:

Post a Comment